Berita  

Meski Kabut Asap Pekanbaru, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Tetap Beroperasi Normal

Meski Kabut Asap Pekanbaru, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Tetap Beroperasi Normal
Meski Kabut Asap Pekanbaru, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Tetap Beroperasi Normal

FaktaHari – 10 Oktober 2026 | Pekanbaru – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang masih menyelimuti Kota Pekanbaru dan sekitarnya tidak menghentikan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II. Hingga Jumat (9/10/2026) pagi, otoritas bandara memastikan seluruh operasional berjalan lancar, aman, dan normal.

General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Achmad, mengungkapkan bahwa jarak pandang (visibility) di area bandara tercatat masih berada pada angka 2.000 meter. Angka ini masih berada dalam ambang batas aman untuk navigasi dan keselamatan penerbangan.

“Data penerbangan per jam 09.00 WIB, keberangkatan ada tujuh penerbangan dan kedatangan ada dua penerbangan mendarat dengan lancar,” kata Achmad di Pekanbaru, Jumat.

Meskipun kondisi cuaca dipengaruhi kabut asap, pihak manajemen Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II terus berkoordinasi secara intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala. Langkah ini diambil demi menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa penerbangan.

Namun, situasi berbeda terjadi pada hari-hari sebelumnya. Pada Rabu (6/10/2026), dua pesawat yang menuju Pekanbaru gagal melakukan pendaratan akibat kabut asap yang sangat tebal. Saat itu, jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II hanya sekitar 600 meter. Pesawat Lion Air JT 292 memilih kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, sementara Citilink QG 936 dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam. Meski demikian, operasional penerbangan tetap berjalan setelahnya, dan Pelita Air IP 320 rute Jakarta-Pekanbaru berhasil mendarat pada pukul 08.40 WIB.

Keesokan harinya, Kamis (8/10/2026), tiga pesawat sempat berputar-putar (holding) di langit Riau menunggu kondisi yang memungkinkan untuk mendarat. Ketiga penerbangan tersebut adalah Citilink QG936 rute Jakarta-Pekanbaru, Lion Air JT292 rute Jakarta-Pekanbaru, dan Malaysia Airlines MH841 rute Kuala Lumpur-Pekanbaru. Ketiganya akhirnya berhasil mendarat secara berurutan dalam rentang waktu sekitar 15 menit, mulai pukul 08.26 WIB hingga 08.41 WIB. Pada saat itu, jarak pandang di area runway tercatat sekitar 1.000 meter.

Meskipun sempat terjadi antrean di udara, jadwal penerbangan keberangkatan dari Pekanbaru tetap berjalan normal. Sejumlah penerbangan seperti IP329 rute Pekanbaru-Jakarta, QG937 rute Pekanbaru-Jakarta, IU919 rute Pekanbaru-Jakarta, dan JT279 rute Pekanbaru-Yogyakarta dilaporkan berhasil diberangkatkan sesuai jadwal.

“Kondisi operasional bandara terus kami pantau dan evaluasi secara berkala, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan,” tegas Achmad.

Dengan koordinasi yang ketat antara otoritas bandara, BMKG, dan maskapai penerbangan, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik meskipun dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung. Masyarakat dan calon penumpang diimbau untuk tetap waspada dan memantau informasi terkini dari pihak berwenang sebelum melakukan perjalanan.

Exit mobile version