FaktaHari – 06 Oktober 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan serangkaian gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah Indonesia dalam dua hari terakhir. Informasi BMKG gempa bumi ini menjadi perhatian utama karena getarannya dirasakan hingga ke daerah tetangga. Pada Selasa malam, 6 Oktober 2026, gempa bumi dangkal berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut data BMKG, gempa bumi terjadi pada pukul 18.36 WIB dengan episenter di laut sekitar 15 kilometer selatan Kodi, Sumba Barat Daya. Pusat gempa berada pada koordinat 9,72 derajat Lintang Selatan dan 119,02 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 26 kilometer yang tergolong dangkal. Getaran gempa dirasakan hingga skala intensitas II-III MMI di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. BMKG gempa bumi ini mencatat bahwa hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat guncangan tersebut.
Sebelumnya, pada Senin, 5 Oktober 2026, gempa bumi juga mengguncang wilayah Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. BMKG mencatat gempa bumi darat bermagnitudo 3,1 yang terjadi pada malam hari. Pusat gempa berada di darat, sehingga warga diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. BMKG gempa bumi ini mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi.
Tidak hanya di NTT, wilayah Indonesia timur lainnya juga mengalami aktivitas seismik. Pada Senin siang, gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,7 mengguncang Maluku Barat Daya. BMKG melaporkan pusat gempa berada 60 kilometer di utara Maluku Barat Daya dengan kedalaman 149 kilometer. Sementara itu, pada Selasa siang, gempa bumi bermagnitudo 3,4 mengguncang Serui, Papua. BMKG mencatat pusat gempa berada 69 kilometer di timur laut Serui dengan kedalaman dangkal 10 kilometer.
BMKG gempa bumi terus memantau perkembangan aktivitas seismik di seluruh Indonesia. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu mengacu pada data resmi BMKG. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan signifikan atau korban jiwa dari seluruh rangkaian gempa tersebut. Pemerintah daerah setempat bersama BMKG terus berkoordinasi untuk mengantisipasi dampak lanjutan.
Kesimpulannya, rangkaian gempa bumi yang terjadi di NTT, Papua, dan Maluku dalam dua hari terakhir menunjukkan bahwa Indonesia berada di kawasan rawan gempa. BMKG gempa bumi mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki sejarah gempa kuat. Masyarakat diharapkan selalu waspada dan mengikuti prosedur evakuasi yang benar jika terjadi guncangan susulan.











