Berita  

Mutasi Besar-besaran Polri: 19 Kapolda Bergeser, Irjen Dekananto Resmi Pimpin Jatim

Mutasi Besar-besaran Polri: 19 Kapolda Bergeser, Irjen Dekananto Resmi Pimpin Jatim
Mutasi Besar-besaran Polri: 19 Kapolda Bergeser, Irjen Dekananto Resmi Pimpin Jatim

FaktaHari – 05 Oktober 2026 | Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto langsung bergerak cepat dengan melakukan mutasi besar-besaran di jajaran Polri hanya sehari setelah resmi dilantik pada 1 Oktober 2026. Gelombang mutasi Polri Kapolda ini tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026. Sebanyak 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) terkena rotasi, termasuk 19 jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang berganti di berbagai wilayah Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk merespons tuntutan masyarakat. “Kapolri berkomitmen pada tagline ‘Polri Bersama Masyarakat’, sehingga percepatan adaptasi sangat dibutuhkan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Salah satu mutasi yang mencuri perhatian adalah penunjukan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jawa Timur. Jenderal bintang dua asal Bojonegoro ini sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya. Ia menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto yang kini mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Sespim Lemdiklat Polri. Rekam jejak Irjen Dekananto cukup mentereng, pernah menjabat Dirintelkam Polda Jatim (2022–2024), Dirintelkam Polda Metro Jaya (2024–2025), dan Direktur Politik Baintelkam Polri (2025).

Selain Kapolda Jatim, mutasi Polri Kapolda juga menyentuh posisi strategis di Mabes Polri. Komjen Pol Asep Edi Suheri yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya kini diangkat sebagai Irwasum Polri, menggantikan Komjen Wahyu Widada yang dipindahtugaskan ke Kementerian ATR/BPN. Sementara itu, Kabaintelkam Polri kini diisi Irjen Dedy Kusuma Bakti, Kabareskrim Polri oleh Irjen Asep Safrudin, dan Kabaharkam Polri oleh Irjen Hery Herjawan.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menambahkan, mutasi ini dilakukan untuk pembinaan karier dan penyegaran organisasi. “Dari 88 personel yang dimutasi, 70 di antaranya mendapatkan promosi atau jabatan baru,” jelasnya. Para pejabat yang terkena mutasi diwajibkan segera melapor dan menjalankan tugas baru paling lambat 14 hari sejak ST diterbitkan.

Berikut daftar lengkap 19 Kapolda yang bergeser dalam mutasi Polri Kapolda kali ini:

  • Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol Dadang Hartanto
  • Kapolda Maluku: Irjen Pol Suwondo Nainggoan
  • Kapolda Kepri: Irjen Pol Suhendri
  • Kapolda Riau: Irjen Pol Arman Achdiat
  • Kapolda NTT: Irjen Pol Reza Arief Dewanto
  • Kapolda Jabar: Irjen Pol Hengki
  • Kapolda Banten: Brigjen Pol Hendra Kurniawan
  • Kapolda Jateng: Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan
  • Kapolda Jatim: Irjen Pol Dekananto Eko Purwono
  • Kapolda Bali: Brigjen Pol Pasma Royce
  • Kapolda Sumbar: Irjen Pol Jawari
  • Kapolda Sulsel: Irjen Pol M. Awal Chairuddin
  • Kapolda Jambi: Irjen Pol Widodo
  • Kapolda Gorontalo: Irjen Pol Nurworo Danang
  • Kapolda Sumut: Brigjen Pol Sonny Irawan
  • Kapolda Sumsel: Brigjen Pol Rony Samtana
  • Kapolda Sulteng: Irjen Pol Rizal Irawan
  • Kapolda Sulbar: Irjen Pol Totok Suharyanto
  • Kapolda DIY: Irjen Pol Langgeng Purnomo

Prosesi pelantikan 27 pejabat utama dan Kapolda digelar di Ruang Rapat Utama Mabes Polri pada Sabtu malam (3/10/2026). Kapolda Metro Jaya yang baru, Irjen Dadang Hartanto, absen karena masih menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi dan akan dilantik susulan.

Mutasi Polri Kapolda ini merupakan yang pertama dilakukan Kapolri Suyudi Ario Seto sejak menjabat. Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat untuk melakukan penyegaran dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Dengan perombakan di level pimpinan tertinggi, diharapkan pelayanan kepolisian ke depan semakin responsif dan profesional.

Kesimpulannya, mutasi besar-besaran ini menjadi bukti komitmen Kapolri dalam membangun organisasi Polri yang dinamis, adaptif, dan dekat dengan masyarakat. Dengan 19 Kapolda baru dan sejumlah pejabat utama yang dirotasi, Polri siap menghadapi tantangan keamanan dan pelayanan publik ke depan.

Exit mobile version