FaktaHari – 30 Oktober 2026 | Pembaruan peringkat dunia BWF per 27 Oktober 2026 menjadi momen bersejarah bagi sejumlah pebulu tangkis Indonesia. Usai gelaran French Open 2026, lima wakil Merah Putih mencatatkan peringkat tertinggi dalam karier mereka, sementara sektor ganda putra menunjukkan dinamika naik-turun yang menarik. Di sisi lain, dominasi An Se-young di tunggal putri semakin tak terbantahkan.
Zaki Ubaidillah Melesat ke Peringkat 25 Dunia
Tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, menjadi sorotan utama. Meski tidak diunggulkan, ia berhasil menembus final French Open 2026 sebelum takluk dari wakil tuan rumah Christo Popov melalui tiga gim 11-21, 21-14, 13-21 dalam 61 menit. Hasil itu membawanya ke peringkat 25 dunia dengan 48.951 poin, capaian terbaik sepanjang karier pemain yang akrab disapa Ubed tersebut. Kenaikan ini turut mempertegas posisinya dalam peta peringkat dunia BWF sektor tunggal putra.
Ganda Putri Indonesia Bersinar
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menembus peringkat 6 dunia dengan 66.056 poin setelah melaju hingga semifinal French Open 2026. Mereka kalah dari Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang) 18-21, 15-21. Posisi itu menjadikan mereka ganda putri Indonesia tertinggi saat ini. Di bawahnya, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti menempati peringkat 12 dunia dengan 56.663 poin, juga setelah mencapai perempat final dan kalah dari pasangan Jepang yang sama. Keduanya kokoh sebagai ganda putri nomor tiga Indonesia di bawah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Ganda Campuran: Amri/Nita ke 10 Besar, Dejan/Felisha Cetak Rekor
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah merangsek ke peringkat 9 dunia dengan 60.200 poin, memperkokoh status sebagai ganda campuran nomor satu Indonesia. Mereka terhenti di perempat final French Open 2026 oleh Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China) melalui tiga gim 21-13, 13-21, 13-21. Sementara itu, pasangan baru Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mencatat peringkat terbaik mereka sebagai pasangan di urutan 238 dunia dengan 5.320 poin, meski langsung tersingkir di babak pertama.
Ganda Putra: Nikolaus/Raymond dan Leo/Daniel Naik
Di sektor ganda putra, Nikolaus Joaquin/Raymond Indra naik dua tingkat ke peringkat 12 dunia dengan 61.486 poin setelah mencapai semifinal French Open 2026. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga menanjak enam tingkat ke peringkat 19 dunia dengan poin yang sama. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tetap di peringkat 2 dunia (95.153 poin) meski tersingkir di babak pertama, begitu pula Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani yang bertahan di peringkat 7 (71.746 poin). Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi menjadi satu-satunya yang turun, merosot tiga tingkat ke peringkat 34 dunia (40.240 poin).
An Se-young Kukuh di Puncak Tunggal Putri
Dominasi An Se-young di peringkat dunia BWF nomor tunggal putri tak tergoyahkan. Pemain Korea Selatan itu telah menempati posisi satu selama 169 pekan, dengan 107 pekan di antaranya beruntun. Ia masih tertinggal dari rekor Susi Susanti (245 pekan) dan Tai Tzu-ying (214 pekan), namun di usia 24 tahun peluang untuk melampaui keduanya terbuka lebar. Sepanjang tahun ini, dari 10 turnamen BWF World Tour yang diikuti, An hanya kalah sekali di final All England dari Wang Zhi Yi, dan mundur di Japan Open karena cedera. Ia mengoleksi sembilan trofi World Tour, plus gelar Asian Games, Kejuaraan Asia, dan Piala Uber. Rekor head-to-head pun superior: unggul 21-5 atas Wang Zhi Yi, 24-15 atas Akane Yamaguchi, dan sempurna melawan Putri Kusuma Wardani (10-0).
Lima Turnamen Tersisa di Akhir 2026
Setelah French Open, kalender BWF World Tour 2026 menyisakan lima turnamen penting mulai November hingga Desember. Diawali Korea Masters Super 300 (3-8 November) di Asan, Korea Selatan, para pemain akan bersaing memperebutkan poin krusial untuk memperbaiki posisi di peringkat dunia BWF sekaligus memburu tiket ke World Tour Finals. Bagi wakil Indonesia, sisa turnamen ini menjadi peluang emas untuk terus menanjak dan mengukir prestasi di penghujung musim.
Dengan berbagai catatan positif usai French Open 2026, persaingan di peringkat dunia BWF diprediksi semakin ketat. Para pemain Indonesia memiliki peluang besar untuk terus memperbaiki peringkat hingga akhir tahun, sementara An Se-young masih menjadi ratu yang sulit digeser di sektor tunggal putri. Sisa lima turnamen akan menjadi ajang pembuktian bagi para bintang bulu tangkis dunia.











