FaktaHari – 16 Juli 2026 | Bojonegoro – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Kegiatan yang berlangsung sejak 15 Juli 2026 ini menghadirkan layanan kesehatan gratis dan pasar murah yang menyedot perhatian warga. Harga sembako murah, cek kesehatan gratis TMMD 129 Bojonegoro jadi magnet warga dari berbagai desa, termasuk dari perbatasan Lamongan.
Sejak pagi, halaman Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dipadati warga yang antre untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Layanan kesehatan gratis disediakan oleh Dinas Kesehatan Bojonegoro melalui Puskesmas Kedungadem dan Puskesmas Kesongo. Warga cukup membawa KTP untuk memeriksakan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Dokter Puskesmas Kedungadem, dr. Bowo Luhur Santoso, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan emas bagi masyarakat untuk deteksi dini penyakit tidak menular. “Deteksi dini sangat penting, terutama untuk hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat. Dengan pemeriksaan rutin, penanganan bisa lebih cepat,” ujarnya. Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang yang mengular sejak pagi.
Selain layanan kesehatan, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro juga menggelar pasar murah mandiri yang menyediakan sembako dengan harga di bawah pasaran. Program ini menjadi angin segar di tengah tingginya harga kebutuhan pokok. Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “TMMD hadir bukan hanya membangun jalan dan rumah, kami juga ingin membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. Harga sembako murah, cek kesehatan gratis TMMD 129 Bojonegoro jadi magnet warga karena menyentuh kebutuhan dasar mereka,” tegasnya.
Sri Minarsih (49), warga Dusun Mundu, Desa Kesongo, mengaku sangat terbantu. “Terima kasih kepada TNI dan Pemkab Bojonegoro. Biasanya cek kesehatan harus ke puskesmas, sekarang gratis. Sekalian belanja sembako dengan harga lebih hemat. Selisihnya lumayan, minyak goreng kemasan 2 liter biasanya Rp42 ribu, di sini cuma Rp32.500,” tuturnya. Fenomena harga sembako murah, cek kesehatan gratis TMMD 129 Bojonegoro jadi magnet warga ini membuktikan bahwa program nonfisik TMMD sangat dinantikan masyarakat.
TMMD ke-129 di Desa Kesongo berlangsung selama 30 hari, hingga 13 Agustus 2026, dengan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik. Melalui program ini, TNI bersama Pemkab Bojonegoro berharap manfaat nyata dirasakan masyarakat, tidak hanya dari infrastruktur, tetapi juga dari peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan ketahanan ekonomi. Harga sembako murah, cek kesehatan gratis TMMD 129 Bojonegoro jadi magnet warga menjadi bukti bahwa sinergi TNI dan pemerintah daerah mampu memberikan dampak positif langsung bagi warga desa.
Secara keseluruhan, TMMD ke-129 Bojonegoro berhasil mengintegrasikan pembangunan fisik dengan pelayanan sosial, menciptakan model pembangunan desa yang holistik. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan secara berkala untuk mendukung kesehatan dan perekonomian masyarakat pedesaan.











