Berita  

Mutasi Besar di Polda NTT! Sejumlah Pejabat Utama dan Tujuh Kapolres Resmi Diganti

Mutasi Besar di Polda NTT! Sejumlah Pejabat Utama dan Tujuh Kapolres Resmi Diganti
Mutasi Besar di Polda NTT! Sejumlah Pejabat Utama dan Tujuh Kapolres Resmi Diganti

FaktaHari – 30 Juli 2026 | Sejumlah pejabat utama Polda NTT dan tujuh kapolres resmi diganti dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko di Lapangan Tribrata Mapolda NTT, Rabu (29/7/2026). Pergantian ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk meningkatkan kualitas kinerja, penyegaran organisasi, dan pengembangan karier personel.

Dalam sambutannya, Kapolda NTT menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan soliditas internal guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat NTT. “Amanah ini hendaknya dijalankan dengan penuh integritas dan profesionalisme,” ujar Rudi. Ia juga mengapresiasi dedikasi pejabat lama dan menyambut pejabat baru dengan semangat Polri Presisi.

Salah satu mutasi yang menonjol adalah pergantian Kapolres Kupang dari AKBP Rudy Junus Jacob Ledo kepada AKBP Adhitya Octorio Putra, yang sebelumnya menjabat Kapolres Flores Timur. AKBP Rudy memasuki penugasan baru sesuai keputusan Kapolri. Estafet kepemimpinan di Polres Kupang kini berada di tangan AKBP Adhitya.

Pergantian ini didasarkan pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336, ST/1337, ST/1339, ST/1340, dan ST/1341/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026. Mutasi tidak hanya menyasar Kapolres, tetapi juga sejumlah pejabat utama Polda NTT. Dengan demikian, sejumlah pejabat utama Polda NTT dan tujuh kapolres resmi diganti dalam upaya regenerasi kepemimpinan.

Selain itu, pada hari yang sama, DPRD Provinsi NTT menemui Kapolda untuk menyampaikan aspirasi terkait seleksi Taruna Akpol dan penambahan kuota putra daerah. Kapolda menerima aspirasi tersebut dan berjanji meneruskannya ke Mabes Polri. Hal ini menunjukkan sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah.

Kapolda Rudi Darmoko menegaskan bahwa mutasi adalah hal wajar dalam organisasi Polri. “Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi. Melalui pergantian pejabat ini diharapkan lahir semangat baru, inovasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Proses serah terima berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakapolda, Irwasda, para pejabat utama, serta para kapolres jajaran. Dengan adanya mutasi ini, sejumlah pejabat utama Polda NTT dan tujuh kapolres resmi diganti, diharapkan kinerja Polri di NTT semakin optimal.

Kesimpulannya, mutasi besar di Polda NTT menjadi momentum penyegaran organisasi. Semua pejabat baru diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan dan berinovasi untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik. Langkah ini sejalan dengan visi Polri Presisi yang mengedepankan profesionalisme dan integritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *