IHSG Reli 9 Hari Beruntun, ANTM Jadi Buruan Asing, ASII Paling Banyak Dijual Kemarin

IHSG Reli 9 Hari Beruntun, ANTM Jadi Buruan Asing, ASII Paling Banyak Dijual Kemarin
IHSG Reli 9 Hari Beruntun, ANTM Jadi Buruan Asing, ASII Paling Banyak Dijual Kemarin

FaktaHari – 22 Juli 2026 | Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif untuk hari kesembilan berturut-turut pada perdagangan Selasa, 21 Juli 2026. Fenomena IHSG reli 9 hari, ANTM jadi buruan asing, ASII paling banyak dijual kemarin menjadi sorotan utama pelaku pasar. IHSG ditutup melesat 1,74% ke level 6.350, didorong aksi beli bersih investor asing sebesar Rp360 miliar.

Sepanjang sesi, asing gencar mengakumulasi saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Sementara itu, saham PT Astra International Tbk (ASII) justru menjadi yang paling banyak dijual oleh investor asing kemarin. Data ini menegaskan rotasi portofolio asing yang semakin agresif di tengah IHSG reli 9 hari, ANTM jadi buruan asing, ASII paling banyak dijual kemarin.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyebut IHSG berhasil menembus resistance kuat di kisaran 6.300–6.320. “Jika IHSG mampu bertahan di atas 6.300, potensi kenaikan jangka menengah terbuka ke 6.700–6.850. Namun, apabila break di bawah 6.300, koreksi ke 6.000 bisa terjadi,” ujarnya dalam riset, Rabu (22/7/2026). Hari ini, support IHSG berada di 6.230–6.300 dan resistance 6.380–6.470.

Kiwoom Sekuritas Indonesia menambahkan, secara teknikal IHSG sudah breakout di atas EMA50, mengonfirmasi tren naik jangka menengah. Jika berhasil menembus 6.377, indeks berpotensi lanjut ke 6.398–6.459. Sebaliknya, gagal tembus level tersebut bisa memicu profit taking dengan support di 6.286–6.257 (EMA50) dan 6.231.

Fanny merekomendasikan enam saham untuk perdagangan hari ini: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan area beli 6.425–6.525, target 6.650–6.775; PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) area beli 2.710–2.750, target 2.780–2.900; PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menjadi buruan asing, area beli 3.000–3.060, target 3.090–3.150; PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) area beli 3.440–3.500, target 3.540–3.580; PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) area beli 885, target 900–910; dan PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA) area beli 2.060–2.080, target 2.110–2.160.

Sentimen global turut mendukung. Wall Street dan mayoritas bursa Asia menguat, sementara inflasi AS yang melandai dan ekspektasi suku bunga The Fed yang stabil menjadi katalis positif. S&P Global Ratings juga mempertahankan sovereign rating Indonesia di BBB dengan prospek stabil. Valuasi IHSG yang masih rendah (P/E 9,10 kali) dinilai menarik bagi investor jangka panjang.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Indonesia, Nafan Aji Gusta, memproyeksikan IHSG berpotensi mencapai all-time high di 10.581 dalam jangka panjang, dengan target 2026 di 6.666 (skenario bullish) hingga 7.320 (skenario optimistis). Ia menambahkan, secara historis periode Juli–Agustus selalu bullish bagi IHSG dalam enam tahun terakhir.

Kesimpulan: IHSG reli 9 hari, ANTM jadi buruan asing, ASII paling banyak dijual kemarin mencerminkan optimisme pasar yang didukung fundamental dan teknikal. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap risiko koreksi jika level support 6.300 jebol. Rekomendasi saham dengan strategi speculative buy bisa menjadi acuan jangka pendek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *