FaktaHari – 18 Juli 2026 | Penyedia indeks global MSCI Inc. resmi memperbarui metodologi penyaringan terhadap saham yang mengalami lonjakan harga ekstrem atau Extreme Price Increase (EPI). Perubahan ini mulai berlaku pada review Agustus 2026 dan bertujuan menjaga kualitas indeks serta konsistensi metodologi. MSCI ubah aturan untuk saham yang harganya naik ekstrem, berlaku mulai Agustus [titlebase] menjadi sorotan utama bagi investor global karena memengaruhi peluang masuk saham ke dalam indeks standar MSCI.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis Jumat (17/7/2026), MSCI menjelaskan bahwa saham yang mendapat predikat EPI dengan Foreign Inclusion Factor (FIF) sebesar 0,75 atau lebih akan dikecualikan dari penyaringan EPI. Artinya, saham tersebut tetap memenuhi syarat untuk ditambahkan ke MSCI Global Standard Index selama memenuhi persyaratan inklusi lainnya, seperti likuiditas dan kapitalisasi pasar. FIF sendiri merupakan indikator yang menunjukkan porsi saham yang tersedia bagi investor asing. Semakin tinggi FIF, semakin besar akses investor global terhadap saham tersebut.
Sebaliknya, bagi saham EPI dengan FIF di bawah 0,75, MSCI menerapkan perlakuan lebih ketat. Jika saham tersebut belum menjadi konstituen MSCI Investable Market Index (IMI), maka ia tidak akan langsung dimasukkan ke Standard Index, melainkan tetap berada di market investable universe untuk dievaluasi kembali pada review berikutnya. Sementara itu, konstituen MSCI Small Cap Index yang mengalami EPI akan diperlakukan berdasarkan kapitalisasi pasarnya dibandingkan dengan ambang batas ukuran kapitalisasi (market size-segment cutoff) untuk Standard Index.
Secara rinci, saham dengan kapitalisasi pasar penuh di bawah 1,8 kali ambang batas atau kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float di bawah 1,8 kali setengah ambang batas akan tetap menjadi konstituen Small Cap Index. Sebaliknya, saham yang kapitalisasinya melampaui batas tersebut tidak akan ditambahkan ke Standard Index dan akan dihapus dari Small Cap Index, namun tetap dipertahankan dalam market investable universe untuk dinilai lagi pada review berikutnya. Dengan demikian, MSCI ubah aturan untuk saham yang harganya naik ekstrem, berlaku mulai Agustus [titlebase] memberikan kepastian lebih bagi investor dalam mengantisipasi pergerakan indeks.
Kebijakan ini merupakan respons MSCI terhadap kekhawatiran bahwa lonjakan harga yang terlalu ekstrem dapat mencerminkan pembentukan harga yang tidak wajar. Dengan menyaring saham EPI secara lebih selektif, MSCI berupaya menjaga representasi pasar yang akurat dan dapat diakses oleh investor global. Para pelaku pasar diharapkan mencermati perubahan ini karena berdampak langsung pada komposisi indeks yang menjadi acuan dana investasi internasional.
Sebagai kesimpulan, pembaruan aturan EPI oleh MSCI menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan kualitas indeks. Investor dan emiten perlu memahami ketentuan baru ini, terutama terkait ambang batas FIF dan kapitalisasi pasar. Dengan mulai berlaku pada Agustus 2026, MSCI ubah aturan untuk saham yang harganya naik ekstrem, berlaku mulai Agustus [titlebase] menjadi momentum penting bagi pasar modal global untuk menyesuaikan strategi investasi.











