FaktaHari – 01 November 2026 | Fenomena rumah hantu kembali mencuri perhatian publik Indonesia pada penghujung Oktober 2026. Bukan hanya sebagai wahana uji nyali musiman, rumah hantu kini bertransformasi menjadi beragam bentuk hiburan, mulai dari film layar lebar, destinasi wisata horor di kota-kota besar, hingga ajang kreativitas dekorasi rumah. Perkembangan ini menunjukkan bahwa rumah hantu telah menjadi bagian dari industri hiburan yang terus berinovasi dan menarik animo masyarakat dari berbagai kalangan.
Di dunia perfilman, rumah produksi A24 baru saja merilis trailer resmi film thriller-horor berjudul Slayground garapan sutradara Jeremy Saulnier. Film ini mengangkat kisah Metal Mike Graves, diperankan oleh Cory Michael Smith, yang terbangun di dalam sebuah rumah hantu dengan pemandangan mengerikan: jasad rekan-rekan kerjanya berserakan. Mike tidak mengingat bagaimana peristiwa itu terjadi, sehingga ia terjebak dalam situasi pelik dan mulai menjadi bagian dari penyelidikan. Semakin dalam ia menggali misteri, semakin besar kemungkinan bahwa dirinya memiliki hubungan dengan tragedi tersebut. Premis ini memadukan elemen horor, thriller, dan misteri kriminal, menjadikan rumah hantu sebagai pusat teror yang penuh teka-teki.
Sementara itu, di Jakarta, sejumlah wahana rumah hantu komersial tengah beroperasi hingga akhir Oktober 2026. Rumah Hantu Jeruk Purut di Blok M Hub, Jakarta Selatan, menawarkan pengalaman menyusuri lorong pemakaman gelap dengan sosok hantu tanpa kepala yang membawa kepalanya sendiri serta anjing hitam. Wahana ini buka hingga 6 Desember 2026 dengan jam operasional pukul 12.00–22.00 WIB. Ada pula Rumah Hantu Kota Tua yang menggelar promo spesial Halloween pada 31 Oktober–1 November 2026, lengkap dengan spot foto bertema Halloween di Lobby Lantai 2. Selain itu, wahana Memburu Pemangsa bersama XSpace menyajikan permainan horor interaktif berdurasi 30 menit untuk 4–8 orang, yang masa operasionalnya diperpanjang hingga 31 Oktober 2026. Harga tiket masuk bervariasi, mulai dari Rp35 ribu hingga Rp100 ribu.
Di Surabaya, Rumah Hantu Tunjungan menjadi primadona bagi warga yang ingin menguji adrenalin. Berlokasi di Pasar Tunjungan lantai 2, wahana ini menawarkan dua pilihan sensasi: menyusuri labirin gelap dengan berjalan kaki atau menaiki kereta hantu. Buka setiap hari pukul 14.00–22.00 WIB, tiket masuknya dibanderol Rp25 ribu per orang. Selain itu, masih ada sejumlah destinasi wisata horor lain di Surabaya dengan harga tiket mulai Rp20 ribu, seperti escape room dan lokasi urban legend yang dikenal angker. Pilihan ini semakin memeriahkan perayaan Halloween 2026 di kota pahlawan.
Antusiasme masyarakat juga terlihat di Kota Mojokerto. Rumah Hantu Spektakuler di Pasar Semeru resmi diperpanjang hingga pertengahan November 2026. Awalnya dijadwalkan berakhir pada 1 November 2026, perpanjangan dilakukan karena pengunjung yang menembus ratusan orang per hari. Hingga 1 November, tema yang diusung adalah Pesugihan Bayi Bajang, kemudian berganti menjadi Teror Rumah Pocong pada 3–15 November 2026. Pengunjung dapat berfoto bersama sosok hantu dengan tambahan biaya Rp5.000 per orang. Penyedia juga menjual suvenir khas, seperti baju Sobat Wahana Misteri mulai Rp85.000 dan tumbler mulai Rp75.000.
Tak hanya sebagai wahana komersial, rumah hantu juga menjadi inspirasi dekorasi rumah saat Halloween. Banyak orang tua mulai berkreasi membuat dekorasi dari barang bekas, seperti karton, kardus, dan gelas plastik. Hantu palsu dari karton dibentuk dengan pola siluet, dicat putih, dan diberi wajah hitam, lalu ditempelkan penyangga. Alternatifnya, karton susu kosong diberi pemberat batu dan lampu kecil untuk menghiasi jalan setapak. Labu berdimensi dari kardus bekas juga bisa dibuat dengan menumpuk lima hingga tujuh potongan pola, dicat oranye, dan ditambahkan tangkai serta daun. Ada pula lampu hantu dari gelas plastik yang digantung untuk menciptakan suasana mistis. Tren ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan.
Dengan beragam bentuknya, rumah hantu pada 2026 telah menjelma menjadi fenomena budaya yang multidimensional. Ia hadir sebagai tontonan sinematik, destinasi wisata horor, ajang bisnis musiman, hingga proyek kreatif keluarga. Bagi sebagian orang, rumah hantu adalah sarana hiburan untuk memacu adrenalin; bagi yang lain, ia adalah kanvas ekspresi seni dan peluang ekonomi. Yang jelas, rumah hantu tetap menjadi magnet yang tak pernah kehilangan daya tariknya di tengah masyarakat.











