FaktaHari – 29 Oktober 2026 | Laga santa clara vs benfica dalam jornada ke-9 Liga Portugal di Ponta Delgada, Açores, berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Benfica, tetapi meninggalkan kontroversi besar setelah striker Jhon Durán dikartu merah oleh wasit Cláudio Pereira. Insiden tersebut terjadi setelah peluit akhir pertandingan, memicu reaksi keras dari Benfica yang mengajukan banding ke Conselho de Disciplina Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).
Dalam laporan pertandingan, wasit Cláudio Pereira menulis bahwa Durán, setelah diprovokasi oleh Fernando, penyerang Santa Clara, “mengucapkan kata-kata yang tidak jelas kepada tim wasit, yang membantu menyebarkan konflik general.” Pereira juga mencatat bahwa Durán menggunakan “bahasa atau gerakan ofensif, menghina, atau kasar” yang berujung pada kartu merah. Benfica menilai laporan tersebut tidak berdasar dan mengajukan permohonan pembatalan hukuman.
Pelatih Benfica, Marco Silva, mengungkapkan bahwa ia telah membaca laporan wasit dan merasa yakin Durán tidak melakukan pelanggaran. “Saya sudah mendapat akses ke laporan dan itu hanya menegaskan pernyataan saya di akhir pertandingan. Semua yang saya baca hanya menambah keyakinan saya bahwa tidak ada yang terjadi,” ujar Marco Silva dalam konferensi pers. Ia juga menyebut kartu merah itu “sepenuhnya tidak adil” dan berharap keputusan cepat dari Conselho de Disciplina karena Benfica akan menghadapi Gil Vicente di Taça da Liga pada Kamis.
Kontroversi ini menjadi sorotan dalam santa clara vs benfica, terutama karena keputusan wasit yang dianggap kontroversial. Pedro Sousa, dalam program Liga Now, mengkritik isi laporan wasit: “Kata-kata yang tidak jelas tidak bisa menjadi dasar kartu merah.” Panel juga membahas peran Conselho de Disciplina dalam mengevaluasi potensi banding dan dampak absennya Durán terhadap opsi rotasi Marco Silva.
Benfica telah mengajukan banding dan menuntut pembebasan hukuman untuk Durán, dengan alasan rekaman televisi tidak menunjukkan perilaku yang pantas mendapat kartu merah. Durán tetap dipanggil untuk pertandingan melawan Gil Vicente, tetapi Marco Silva belum memastikan apakah pemain Kolombia itu akan bermain. “Kami masih ragu apakah dia bisa digunakan. Saya memahami situasinya, tetapi penting ada keputusan cepat mengingat jadwal padat,” tambahnya.
Dalam santa clara vs benfica, Benfica sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 2-1. Kemenangan ini penting bagi Benfica, tetapi insiden kartu merah Durán menjadi bayang-bayang. Media Portugal ramai membahas kejelasan laporan wasit dan potensi proses disipliner. Sementara itu, komentator Sofia Oliveira sempat menuai kontroversi karena komentarnya tentang pemain Benfica, Dodi Lukebakio, yang kemudian terbukti akurat dalam pertandingan santa clara vs benfica.
Hingga berita ini diturunkan, Conselho de Disciplina belum mengeluarkan keputusan resmi. Benfica berharap keputusan cepat agar Durán dapat bermain melawan Gil Vicente. Kasus ini juga menyoroti pentingnya transparansi laporan wasit dan konsistensi dalam pengambilan keputusan disipliner. Pertandingan santa clara vs benfica akan dikenang bukan hanya karena kemenangan Benfica, tetapi juga karena kontroversi yang melibatkan Durán dan wasit Cláudio Pereira.
Kesimpulannya, insiden kartu merah Durán dalam laga santa clara vs benfica telah memicu perdebatan tentang keadilan dan kualitas laporan wasit. Benfica terus berjuang untuk membela pemainnya, sementara publik sepak bola Portugal menantikan keputusan Conselho de Disciplina yang akan menentukan langkah selanjutnya.











