FaktaHari – 27 Oktober 2026 | Laga sengit bertajuk San Diego vs Sounders di Snapdragon Stadium berakhir dengan skor 2-2 pada Sabtu malam waktu setempat. San Diego FC harus bangkit dari ketertinggalan dua gol sebelum akhirnya menyelamatkan satu poin berkat penalti dramatis di menit keenam masa tambahan waktu. Hasil ini membuat San Diego masih belum meraih kemenangan sejak 29 Agustus, dengan lima hasil imbang dan empat kekalahan beruntun.
Pertandingan San Diego vs Sounders berjalan alot sejak babak pertama. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. San Diego mendominasi penguasaan bola hingga 61 persen dan melepaskan enam tembakan, tetapi tidak satupun yang mengarah ke gawang. Peluang terbaik justru datang dari Anders Dreyer yang tembakannya membentur tiang gawang. Sementara itu, Seattle Sounders tampil disiplin dengan pressing ketat yang membuat lini tengah San Diego kesulitan mengalirkan bola ke depan.
Memasuki babak kedua, Sounders langsung mengambil inisiatif. Dejan Joveljic membuka keunggulan pada menit ke-50 melalui tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Hanya lima menit berselang, Sebastian Gomez menggandakan skor setelah menerima umpan silang Hassani Dotson yang melewati bek San Diego, Manu Duah. Pola kebobolan cepat ini menjadi momok bagi San Diego musim ini, mirip dengan insiden saat melawan Houston Dynamo dan New York Red Bulls yang kebobolan tiga gol dalam waktu singkat.
Namun, petaka bagi Sounders datang pada menit ke-60. Amahl Pellegrino dilanggar di dalam kotak penalti, dan wasit menunjuk titik putih. Eksekusi penalti Dreyer berhasil ditepis kiper Andrew Thomas, tetapi Cédric Bakambu sigap menyambar bola rebound untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol tersebut membangkitkan semangat tuan rumah.
Di menit-menit akhir, tepatnya pada menit ke-90+6, San Diego kembali mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang. Bakambu yang tampil sebagai eksekutor utama tidak menyia-nyiakan kesempatan. Pemain berjuluk “Bakagoal” itu menaklukkan Thomas dan memastikan laga San Diego vs Sounders berakhir imbang 2-2. Brace tersebut menjadi yang pertama bagi Bakambu musim ini, sekaligus membawanya mengoleksi lima gol di MLS.
Pelatih kepala San Diego FC, Mikey Varas, mengakui timnya kecewa dengan hasil ini. “Kami semua merasakan sakitnya hasil ini. Kami sangat kecewa, tetapi kami bermain lagi dalam empat hari dan harus segera membenahi mental, fisik, dan semangat karena kami butuh tiga poin di laga berikutnya,” ujarnya.
Hasil ini membuat San Diego FC (8-11-12, 35 poin) masih tertahan di papan tengah dan belum sepenuhnya aman dalam perburuan tiket playoff. Sementara Seattle Sounders (11-10-10, 43 poin) tetap berada di posisi yang lebih baik, meski gagal memanfaatkan momentum keunggulan dua gol. Sounders selanjutnya akan menjamu Houston Dynamo FC pada Rabu, 28 Oktober, sedangkan San Diego akan menghadapi Vancouver Whitecaps pada laga ke-33 mereka.
Duel San Diego vs Sounders kali ini kembali membuktikan bahwa lini pertahanan San Diego masih rentan kebobolan dalam periode singkat, sementara mentalitas never-say-die yang ditunjukkan Bakambu dan kawan-kawan menjadi modal berharga untuk menatap sisa musim. Jika mampu menjaga konsistensi dan memperbaiki reaksi setelah kebobolan, bukan tidak mungkin San Diego FC masih bisa menyodok ke zona playoff.











