FaktaHari – 24 Oktober 2026 | Borneo FC Samarinda menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. Dalam debutnya di kompetisi Asia, Pesut Etam berhasil melaju ke perempat final AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027 dengan catatan sempurna. Tim asuhan Mauro Jeronimo itu menjadi klub Indonesia pertama yang mampu menyelesaikan fase grup ACGL dengan dua kemenangan dari dua pertandingan.
Kepastian lolos didapat setelah Borneo FC mengalahkan wakil Taiwan, Tainan City FC (Taiwan Steel), dengan skor 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (21/10/2026). Sebelumnya, mereka juga menundukkan Yangon United dari Myanmar dengan skor 2-0 pada laga pertama Grup D, Minggu (18/10/2026). Hasil ini membuat Borneo FC keluar sebagai juara grup dan mengamankan tempat di babak delapan besar.
Laga melawan Tainan City tidak berjalan mulus. Borneo FC sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Kim Sang-jun pada menit ke-11. Gol tersebut membuat tuan rumah harus bekerja ekstra keras. Namun, semangat pantang menyerah ditunjukkan para pemain. Di babak kedua, Borneo FC bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol Juan Villa (menit 51), Kablan N’Goma (menit 57), dan Amar Brkic (menit 82).
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengapresiasi mentalitas para pemainnya yang mampu bangkit dari ketertinggalan. “Target utama kami adalah lolos ke perempat final dan kami berhasil mendapatkannya. Dalam sepak bola tidak ada laga yang mudah, kami harus menghormati lawan karena mereka juga punya ambisi,” ujar Mauro, dikutip dari akun resmi klub. Ia juga menilai kemenangan ini penting bagi Samarinda dan Indonesia.
Bagi Mauro, kemampuan pemain menjaga ketenangan saat berada dalam situasi sulit menjadi kunci comeback. Alih-alih terburu-buru mengejar ketertinggalan, Borneo FC tetap membangun serangan hingga mampu mengambil alih kendali pertandingan. “Saya pikir ini sangat bagus untuk klub. Fakta bahwa kami bisa menyelesaikan fase grup dengan dua kemenangan untuk menjadi tim pertama di Indonesia yang melakukannya, itu juga membuat kami bangga,” tambahnya.
Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Amar Brkic. Pemain muda berusia 19 tahun itu mencetak gol perdananya bersama Borneo FC di ajang antarklub Asia. Masuk sebagai pengganti pada menit ke-62, Brkic mencetak gol ketiga pada menit ke-82 melalui tendangan keras kaki kiri. Pemain keturunan Timnas Indonesia U-20 ini hanya butuh dua pertandingan untuk membuka rekening golnya bersama Pesut Etam.
Keberhasilan ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Borneo FC untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027. Meski bangga, Mauro Jeronimo mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas. “Kami masih berada di awal. Banyak hal yang harus kami tingkatkan. Kami harus bekerja keras karena akan menghadapi musim yang panjang dan sulit,” tegas pelatih asal Portugal itu.
Di babak perempat final, Borneo FC akan menghadapi sistem dua leg dengan laga tandang lebih dahulu. Pencapaian ini tidak hanya membanggakan klub, tetapi juga menjadi modal berharga bagi sepak bola Indonesia di kancah kontinental. Dengan mentalitas dan performa yang terus meningkat, Borneo FC berpeluang besar untuk melangkah lebih jauh dan menorehkan sejarah baru.
Perjalanan Borneo FC di ACGL 2026/2027 sejauh ini menunjukkan kualitas dan determinasi tinggi. Dua kemenangan sempurna di fase grup menjadi bukti bahwa tim asal Kalimantan Timur ini siap bersaing di level Asia. Kini, fokus beralih ke perempat final dan Super League, di mana Borneo FC bertekad untuk terus mengamuk dan meraih hasil terbaik.











