Andrew Tate ‘Sakit Parah’ di Penjara Miami, Kongres AS Selidiki Dugaan Perlindungan Trump

Andrew Tate 'Sakit Parah' di Penjara Miami, Kongres AS Selidiki Dugaan Perlindungan Trump
Andrew Tate 'Sakit Parah' di Penjara Miami, Kongres AS Selidiki Dugaan Perlindungan Trump

FaktaHari – 23 Oktober 2026 | Andrew Tate, influencer kontroversial yang tengah ditahan di fasilitas detensi federal Miami, Florida, dikabarkan dalam kondisi “sakit parah” setelah menjalani 95 hari di sel yang lembap. Kabar ini mencuat bersamaan dengan langkah dua anggota Kongres Amerika Serikat yang menuntut penyelidikan federal atas dugaan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump berupaya melindungi Andrew Tate dan saudaranya, Tristan, dari proses ekstradisi ke Inggris.

Pengacara Andrew Tate, Joe McBride, melalui unggahan di platform X pada Selasa (21/10/2026), menyatakan bahwa kliennya telah berulang kali meminta perawatan medis namun tidak pernah mendapatkannya. “Andrew sangat sakit. 95 hari dikurung di sel yang lembap tidaklah baik. Ia telah meminta perawatan medis berkali-kali. Ia tidak menerima apa pun,” tulis McBride. Ia pun mengancam akan menuntut Penjara FDC Miami jika kondisi kliennya tidak segera ditangani. “Perawatan medis adalah hak asasi manusia yang mendasar. Jika Andrew tidak segera mendapatkan perawatan, kami akan menggugat FDC Miami habis-habisan. Doakan dia,” imbuhnya.

Seruan tersebut menuai respons beragam. Pendukung setia Andrew Tate menuntut tindakan hukum segera, sementara warganet lain meragukan klaim bahwa otoritas penjara menolak memberikan layanan kesehatan. “Saya bekerja di beberapa penjara selama sepuluh tahun. Bahkan narapidana pembunuh tidak ditolak layanan medisnya,” ujar seorang pengguna media sosial.

Andrew Tate dan Tristan Tate ditahan di Miami sejak awal tahun 2026 setelah kembali dari Rumania. Keduanya menghadapi total 59 dakwaan kriminal di Inggris, termasuk tuduhan pemerkosaan, perdagangan manusia, penyerangan, dan mengendalikan prostitusi untuk keuntungan. Jaksa Inggris menuntut ekstradisi mereka. Seorang hakim federal di Miami menolak permohonan jaminan dengan alasan keduanya berisiko melarikan diri. Selain itu, ditemukan pula konten pornografi hewan di ponsel Andrew Tate, yang memperberat posisinya.

Di tengah kisruh hukum tersebut, anggota DPR AS Jamie Raskin (Demokrat-Maryland) dan Yassamin Ansari (Demokrat-Arizona) mengirim surat resmi kepada Jaksa Agung Todd Blanche dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Surat tertanggal 20 Oktober 2026 itu meminta penyelidikan federal mengenai dugaan keterlibatan pemerintahan Trump dalam membantu Andrew Tate dan Tristan menghindari ekstradisi. Kedua legislator mencurigai adanya upaya intervensi terhadap otoritas Rumania untuk melonggarkan pembatasan perjalanan bagi kedua bersaudara tersebut.

Surat itu juga menyoroti hubungan pribadi antara Andrew Tate dan Barron Trump, putra bungsu Presiden Trump. Menurut laporan yang dikutip dalam surat, keduanya sempat berkomunikasi melalui Zoom dan sepakat bahwa kasus kriminal di Rumania hanyalah upaya membungkam mereka. Namun, surat tersebut tidak memberikan bukti bahwa Barron Trump ikut campur dalam pengambilan keputusan pemerintah. Raskin dan Ansari menekankan bahwa penyelidikan ini bersifat permintaan informasi, bukan temuan pelanggaran.

Sebelumnya, pada November 2025, ProPublica melaporkan bahwa pejabat Gedung Putih, Paul Ingrassia, mendesak pejabat senior Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) untuk mengembalikan perangkat elektronik yang disita dari Andrew Tate dan Tristan saat mereka tiba di AS pada Februari 2025. Ingrassia, yang sebelumnya merupakan bagian dari tim hukum Tate, membantah melakukan intervensi dalam insiden tersebut. Kendati demikian, rekam jejaknya sebagai mantan pengacara Tate dan kini menjabat sebagai pejabat penghubung Gedung Putih untuk DHS memicu pertanyaan etis.

Kongres memberikan tenggat hingga 3 November 2026 pukul 17.00 waktu setempat bagi Blanche dan Rubio untuk menjawab delapan pertanyaan tertulis serta menyerahkan dokumen terkait komunikasi antara pejabat AS, otoritas Rumania, pejabat Inggris, dan perwakilan hukum Tate bersaudara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Gedung Putih maupun Departemen Kehakiman AS.

Kasus Andrew Tate terus menjadi sorotan global, terutama karena perpaduan antara tuduhan kejahatan serius dan dugaan koneksi politik tingkat tinggi. Sementara kondisi kesehatan Andrew Tate dilaporkan memburuk, tekanan publik terhadap pemerintahan Trump untuk bersikap transparan semakin meningkat. Publik menantikan apakah penyelidikan Kongres akan mengungkap adanya penyalahgunaan wewenang atau justru membuktikan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar. Yang jelas, nama Andrew Tate masih akan menghiasi pemberitaan internasional dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *