Svay Rieng vs Shanghai Shenhua: Hasil Imbang yang Bikin Ranking Liga Indonesia Disalip Kamboja

Svay Rieng vs Shanghai Shenhua: Hasil Imbang yang Bikin Ranking Liga Indonesia Disalip Kamboja
Svay Rieng vs Shanghai Shenhua: Hasil Imbang yang Bikin Ranking Liga Indonesia Disalip Kamboja

FaktaHari – 18 Oktober 2026 | Pertandingan svay rieng vs shanghai shenhua dalam lanjutan AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 berakhir tanpa gol di Stadion Gangneung, Kamis (15/10/2026). Hasil imbang ini menjadi salah satu faktor yang membuat ranking Liga Indonesia kembali turun ke posisi 18 Asia, disalip oleh Kamboja. Laga svay rieng vs shanghai shenhua sendiri menyita perhatian karena Svay Rieng, wakil Kamboja, mampu menahan imbang klub raksasa China tersebut.

Sebelumnya, Persib Bandung sukses mengalahkan The Cong-Viettel FC dengan skor 1-0 pada matchday kedua Grup E di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10/2026). Gol tunggal Mariano Peralta melalui titik putih pada menit ke-45 membawa Maung Bandung mengoleksi enam poin dari dua laga. Kemenangan itu sempat menambah 1.000 poin koefisien bagi Indonesia dan mendongkrak posisi Liga Indonesia ke peringkat 16 Asia, melewati Oman, Bahrain, dan Kamboja.

Namun, kejutan datang dari Kamboja. Dua wakil mereka di ACL Two, Phnom Penh Crown dan Preah Khan Reach Svay Rieng, mencatat hasil positif pada matchday kedua. Phnom Penh Crown menundukkan klub Korea Selatan, Gangwon FC, dengan skor 2-1 di Stadion Gangneung. Sementara itu, dalam laga svay rieng vs shanghai shenhua, tim asuhan Conor Nestor itu bermain imbang 0-0. Hasil tersebut memberikan tambahan total 1.333 poin bagi Kamboja, membuat mereka kembali menyalip Indonesia.

Berdasarkan pembaruan Footy Rankings per Kamis (15/10/2026), Indonesia kini berada di peringkat ke-18 Asia dengan koleksi 27,759 poin. Kamboja melesat ke posisi ke-16 dengan 28,474 poin, unggul 0,715 poin. Padahal, kemenangan Persib seharusnya menjadi modal berharga. Laga svay rieng vs shanghai shenhua yang berakhir imbang justru memperlihatkan ketangguhan wakil Kamboja di kancah Asia.

Penyebab utama turunnya ranking Indonesia adalah performa impresif kedua klub Kamboja. Phnom Penh Crown memuncaki Grup H dengan enam poin, sedangkan Svay Rieng menunjukkan perlawanan sengit saat menghadapi Shanghai Shenhua. Duel svay rieng vs shanghai shenhua menjadi bukti bahwa sepak bola Kamboja semakin kompetitif. Tambahan koefisien dari hasil imbang itu cukup untuk menggeser Indonesia.

Meski demikian, kemenangan Persib atas Viettel tetap patut diapresiasi. Skuad asuhan Igor Tolic tercatat membukukan tujuh kemenangan beruntun melawan klub luar negeri di berbagai ajang, mulai dari turnamen pramusim hingga kompetisi resmi Asia. Rekor ini menjadi sinyal positif bagi sepak bola Indonesia ke depan.

Dalam konteks persaingan koefisien AFC, setiap hasil pertandingan sangat berpengaruh. Laga svay rieng vs shanghai shenhua yang berakhir tanpa gol memberikan poin berharga bagi Kamboja. Indonesia harus segera bangkit dengan meraih kemenangan di laga-laga berikutnya agar dapat kembali menyalip Kamboja dan memperbaiki peringkat di Asia.

Ke depan, Persib akan menghadapi lawan-lawan tangguh di Grup E. Sementara itu, Kamboja masih memiliki peluang menambah poin melalui Phnom Penh Crown dan Svay Rieng. Duel svay rieng vs shanghai shenhua mungkin sudah usai, tetapi dampaknya terhadap ranking masih terasa. Indonesia perlu belajar dari konsistensi klub-klub Kamboja yang mampu mencuri poin dari tim-tim besar Asia.

Sebagai penutup, meskipun ranking Liga Indonesia sempat naik berkat Persib, hasil imbang Svay Rieng kontra Shanghai Shenhua dan kemenangan Phnom Penh Crown atas Gangwon membuat Kamboja kembali unggul. Persaingan koefisien AFC masih panjang, dan Indonesia harus memanfaatkan setiap kesempatan untuk mendulang poin. Kemenangan Persib menjadi modal, tetapi konsistensi seluruh wakil Indonesia di Asia adalah kunci untuk kembali menembus posisi 16 besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *