FaktaHari – 18 Oktober 2026 | Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, kembali menjadi sorotan publik dalam sepekan terakhir. Ia menunjukkan apresiasi terhadap produk dalam negeri dengan menggunakan mobil dinas Maung buatan PT Pindad, sekaligus mengumumkan kabar menggembirakan dari program Sekolah Rakyat. Dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi pada Sabtu (17/10/2026), Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa sebelas siswa tingkat SMA telah lulus. Tujuh di antaranya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara empat lainnya telah bekerja sebagai pekerja terampil.
“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, lulusan Sekolah Rakyat ada dua jalur, satu meneruskan ke perguruan tinggi, yang kedua menjadi pekerja terampil,” ujar Saifullah Yusuf di hadapan para siswa dan awak media. Menurutnya, Kementerian Sosial telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, BUMN, perguruan tinggi, hingga perusahaan swasta untuk mendukung masa depan para lulusan. Pemetaan minat dan bakat dilakukan sejak awal melalui tes DNA talent, sehingga setiap siswa dapat diarahkan sesuai potensinya.
Gus Ipul menegaskan bahwa tidak semua siswa harus melanjutkan ke perguruan tinggi. Sebagian siswa memiliki potensi menjadi pekerja terampil, sehingga perlu mendapatkan pelatihan yang sesuai. “Karena dari awal kita melakukan tes DNA talent untuk siswa Sekolah Rakyat ini. Jadi kita sudah mengetahui lebih jauh sejak awal, tentang potensi minat bakat dari setiap siswa,” jelasnya. SRMA 13 Bekasi sendiri memiliki 179 siswa dan menyiapkan 10 siswa kelas XII untuk melangkah ke jenjang berikutnya, dengan dukungan industri dan perguruan tinggi.
Pada hari yang sama, Saifullah Yusuf juga membuka acara Open House 1 Tahun Sekolah Rakyat secara serentak di 182 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto. “Kita semua mengucapkan selamat hari ulang tahun untuk Bapak Presiden dengan iringan doa semoga panjang umur, sehat, penuh berkah, dan sukses memimpin Indonesia,” ucapnya. Open House ini menjadi momen istimewa karena program Sekolah Rakyat telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan lebih dari 44.000 anak belajar di 182 titik di 34 provinsi.
Gus Ipul bersyukur melihat penampilan para siswa di panggung yang penuh percaya diri. Padahal, hampir seluruh siswa berasal dari keluarga dengan berbagai keterbatasan. Ada yang sebelumnya putus sekolah, kehilangan kepercayaan diri, bahkan hampir kehilangan harapan. “Tetapi hari ini kita menyaksikan perubahan,” katanya. Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan, tetapi juga rehabilitasi sosial, membangun karakter, memulihkan kepercayaan diri, dan menumbuhkan harapan.
Sebelumnya, pada Jumat (16/10/2026), Saifullah Yusuf mencoba mobil dinas Maung Garuda berpelat RI 27 di lingkungan Kantor Kementerian Sosial, Jakarta. Ia tampak puas dengan performa kendaraan buatan dalam negeri tersebut. “Harus bangga dengan produk Indonesia, ya,” ujar Gus Ipul seraya mengangkat jempol. Mobil berkelir putih itu merupakan bagian dari pengadaan kendaraan dinas sesuai arahan Presiden Prabowo untuk menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.
Setelah mengamati eksterior dan interior, Gus Ipul masuk ke kursi penumpang belakang. Ia beberapa kali tersenyum dan memberikan isyarat tangan saat berbincang dengan instruktur. Setelah kendaraan kembali ke area depan gedung, ia langsung menyampaikan apresiasinya. “Luar biasa,” katanya singkat. Penggunaan mobil Maung ini diharapkan dapat mendorong penggunaan produk dalam negeri di kalangan pejabat pemerintah.
Dengan berbagai capaian ini, Saifullah Yusuf menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas Presiden, baik di bidang pendidikan melalui Sekolah Rakyat maupun dalam penggunaan produk dalam negeri. Ke depan, diharapkan semakin banyak siswa Sekolah Rakyat yang sukses dan semakin banyak instansi yang beralih ke kendaraan buatan Indonesia.











