Semen Padang FC Gagal Raih Kemenangan Perdana, Tertahan di Kandang Sriwijaya FC

Semen Padang FC Gagal Raih Kemenangan Perdana, Tertahan di Kandang Sriwijaya FC
Semen Padang FC Gagal Raih Kemenangan Perdana, Tertahan di Kandang Sriwijaya FC

FaktaHari – 14 Oktober 2026 | Padang – Perjuangan Semen Padang FC untuk meraih kemenangan perdana di Liga 2 musim ini kembali menemui jalan buntu. Dalam laga lanjutan babak penyisihan Grup A yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, tim berjuluk Kabau Sirah itu hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Sriwijaya FC, Senin (11/10) malam.

Sejak awal pertandingan, Semen Padang FC tampil percaya diri dan langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya, mereka berhasil unggul dua gol di babak pertama melalui aksi gemilang striker andalan, Silvio Escobar, pada menit ke-11, disusul gol Rosad Setiawan pada menit ke-30. Keunggulan 2-0 tersebut membuat para pemain dan pendukung tim tamu optimistis bisa membawa pulang poin penuh.

Namun, memasuki babak kedua, Sriwijaya FC bangkit dan tampil lebih agresif. Gol balasan berhasil dicetak oleh Guy Junior pada menit ke-58, memanfaatkan kemelut di depan gawang Semen Padang. Meski tertinggal satu gol, anak asuh pelatih Weliansyah masih mampu mempertahankan keunggulan hingga menit-menit akhir. Sayangnya, pada masa injury time, wasit Very Permana memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah setelah pemain belakang Semen Padang dianggap melanggar di kotak terlarang. Guy Junior yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengubah skor menjadi 2-2 dan memupus harapan Semen Padang FC untuk meraih kemenangan perdana.

Pelatih Semen Padang, Weliansyah, mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan. “Kita sangat kecewa karena kami sudah unggul dua gol, namun mungkin ini rezeki yang diberikan Allah kepada kita. Pertandingan berjalan dengan aman, lancar, dan menarik untuk ditonton. Kami akan evaluasi dan target kemenangan akan kami raih di pertandingan berikutnya di kandang sendiri,” ujar Weliansyah dalam konferensi pers usai laga.

Senada dengan pelatih, kapten tim Silvio Escobar juga menyayangkan hasil imbang ini. “Semua bisa lihat bagaimana pertandingan tadi. Kami kecewa bermain imbang karena kami mengincar kemenangan. Namun, kami akan tetap berpikir positif ke depan. Secara pribadi, saya senang bisa mencetak gol hari ini,” kata pemain asal Paraguay tersebut.

Kegagalan ini menambah catatan buruk perjalanan Semen Padang FC di awal musim. Sebelumnya, pada laga perdana, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSPS Riau, meski sempat unggul lebih dulu. Pelatih Weliansyah menilai bahwa penyelesaian akhir menjadi kelemahan utama yang harus segera diperbaiki. “Di laga perdana, penyerang kami Aldino masih gugup karena baru menjalani laga awal. Hal itu coba kami perbaiki bersama. Sepak bola ini sulit diprediksi, semua serba situasional. Target kami tentu menang dalam laga ini, tetapi belum tercapai,” tambah Weliansyah.

Menariknya, duel antara Semen Padang FC dan Sriwijaya FC juga mempertemukan dua pelatih yang saling kenal, yaitu Weliansyah dan Nilmaizar. Keduanya pernah bekerja sama di Semen Padang FC. “Nilmaizar tentu menyiapkan antisipasi kelemahan yang dimilikinya, begitu juga saya. Kami antisipasi Sriwijaya di semua lini. Dalam lima hari ini, kami sudah lakukan latihan taktikal untuk laga ini,” tegas Weliansyah. Sementara itu, pelatih Sriwijaya FC, Nilmaizar, juga mengincar kemenangan dan berjanji akan mengeluarkan kemampuan terbaik timnya.

Pemain Semen Padang, Manda Cingi, menambahkan bahwa semangat rekan setimnya sedang tinggi meskipun hasil seri melawan PSPS Riau cukup mengecewakan. “Semua pemain siap memberikan kemampuan terbaiknya di laga ini, apalagi coach Wel sudah memberikan instruksi dan arahan dalam latihan. Ini laga yang cukup emosional bagi saya dan akan saya berikan yang terbaik,” ujar Manda Cingi.

Dengan hasil ini, Semen Padang FC masih belum meraih kemenangan perdana di Liga 2 musim 2021. Tim asal Sumatera Barat itu harus segera bangkit dan memperbaiki kelemahan, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan konsentrasi di menit-menit krusial. Laga selanjutnya akan digelar di kandang sendiri, Stadion Haji Agus Salim Padang, yang diharapkan bisa menjadi momentum kebangkitan Kabau Sirah.

Kesimpulannya, Semen Padang FC masih harus bekerja keras untuk menemukan konsistensi permainan dan meraih kemenangan perdana. Hasil imbang kontra Sriwijaya FC menjadi pelajaran berharga bahwa keunggulan tidak menjamin kemenangan jika tidak dijaga dengan baik. Dukungan penuh dari pendukung setia di kandang sendiri diyakini akan menjadi suntikan motivasi bagi tim untuk bangkit di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *