FaktaHari – 14 Oktober 2026 | Persaingan di pentas Asia musim ini semakin memanas. Setelah melalui matchday kedua, peta kekuatan mulai terlihat jelas. Dalam konteks persaingan tim-tim elit Asia, klasemen Liga Champions Asia menjadi sorotan utama. Al Nassr, klub raksasa Arab Saudi yang diperkuat Cristiano Ronaldo, akhirnya meraih kemenangan perdananya pada laga kedua fase grup, Selasa (13/10) dini hari WIB. Hasil ini langsung mengubah komposisi klasemen Liga Champions Asia di zona barat.
Bermain di Stadion Al Awwal Park, Al Nassr menekuk wakil Uzbekistan, FC Neftchi Fergana, dengan skor telak 3-1. Salah satu gol kemenangan dicetak oleh megabintang Cristiano Ronaldo, yang sekaligus menambah pundi-pundi golnya menjadi 981 sepanjang karier profesional. Dengan torehan itu, CR7 hanya butuh 19 gol lagi untuk mencapai titik sejarah 1.000 gol. Kemenangan ini menjadi suntikan moral besar bagi skuat asuhan Stefano Pioli setelah pada laga perdana mereka takluk 0-4 dari Al Ain.
Kemenangan ini membawa Al Nassr naik ke peringkat kedelapan klasemen Liga Champions Asia zona barat dengan koleksi tiga poin. Posisi ini masih berada di zona aman karena delapan tim teratas berhak lolos ke babak 16 besar. Di puncak klasemen, Al Ain (Uni Emirat Arab) dan Esteghlal (Iran) sama-sama mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, unggul selisih gol. Sementara Al Ahli dan Al Qadsiah menghuni peringkat tiga dan empat dengan empat poin.
Di sisi lain, Al Nassr tidak ingin larut dalam euforia. Mereka sadar bahwa perjalanan masih panjang. Setelah mengamankan tiga poin perdana, langkah selanjutnya adalah menghadapi Al Wasl, klub asal Uni Emirat Arab, pada matchday ketiga yang dijadwalkan berlangsung pada 26-27 Oktober 2026. Pertandingan itu akan kembali digelar di kandang Al Nassr. Target utama mereka adalah terus mempertahankan tren positif dan memperbaiki posisi di klasemen Liga Champions Asia.
Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa Al Nassr dalam mode serius untuk mengukir prestasi di pentas kontinental. Setelah kekalahan memalukan dari Al Ain, mereka berbenah dan tampil lebih solid. Lini pertahanan yang sebelumnya rapuh kini mulai rapat, sementara lini serang garang dengan Ronaldo sebagai ujung tombak. Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Al Nassr akan menjadi kuda hitam yang merebut tahta juara.
Bagi para penggemar sepak bola Asia, persaingan di klasemen Liga Champions Asia musim ini sangat menarik untuk diikuti. Dengan banyaknya tim kuat dari Arab Saudi, Iran, dan Uni Emirat Arab, setiap pertandingan menjadi krusial. Al Nassr yang sempat terpuruk kini bangkit dan siap bersaing. Pertanyaan besarnya, apakah Ronaldo dan kawan-kawan mampu mempertahankan momentum ini dan menembus papan atas klasemen Liga Champions Asia? Hanya waktu yang akan menjawab.
Kesimpulannya, kemenangan 3-1 atas Neftchi Fergana menjadi titik balik bagi Al Nassr. Kini, mereka berada di jalur yang benar untuk lolos ke babak 16 besar. Dengan dukungan penuh dari suporter dan kualitas pemain yang mumpuni, Al Nassr optimistis bisa merangsek ke papan atas klasemen Liga Champions Asia. Pertandingan berikutnya melawan Al Wasl akan menjadi ujian nyata bagi ambisi mereka.











