FaktaHari – 12 Oktober 2026 | Barcelona kembali menunjukkan taringnya di La Liga musim ini. Kemenangan telak 3-0 atas Getafe pada pekan kedelapan menjadi bukti ketajaman lini depan Blaugrana. Namun, di balik gemilangnya Anthony Gordon, Gabriel Jesus, dan Jules Kounde, ada satu nama yang mulai mencuri perhatian publik sepak bola Eropa: Xavi Espart. Pemain muda berusia 19 tahun ini perlahan namun pasti menjelma sebagai andalan baru di skuad utama Barcelona.
Penampilan Xavi Espart dalam laga kontra Getafe menuai pujian. Meski tidak mencetak gol, bek kiri jebolan La Masia itu menunjukkan ketenangan luar biasa dalam menguasai bola. Umpan-umpan lambungnya ke kotak penalti beberapa kali merepotkan pertahanan lawan dan menjadi awal mula serangan berbahaya Barcelona. Fleksibilitasnya pun menjadi nilai tambah; ia mampu bermain sebagai gelandang maupun bek sayap di kedua sisi.
Kepercayaan klub terhadap potensi Xavi Espart tak main-main. Barcelona baru saja memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2030, sebuah sinyal bahwa mereka melihat masa depan cerah pada pemain kelahiran 2007 ini. Sejak debut di Liga Champions melawan Newcastle United pada Maret 2026, Espart telah mengumpulkan enam penampilan di La Liga musim lalu dan mencatatkan satu gol serta dua assist. Musim ini, ia resmi bergabung dengan skuad utama di bawah asuhan Hansi Flick.
Kekaguman terhadap Xavi Espart tidak hanya datang dari internal klub. Mantan pelatih Napoli dan Inter Milan, Antonio Conte, secara khusus menyebut nama pemain ini dalam sebuah wawancara dengan The Athletic yang dikutip Mundo Deportivo. Conte mengaku terkejut saat melihat Espart bermain dengan begitu mudah di depan puluhan ribu penonton Camp Nou. “Saya pernah menonton Barcelona dan tak pernah mendengar nama yang saya tak tahu, Xavi Espart. Ia sudah bermain empat kali musim lalu dan jarang bermain. Barcelona ingin meminjamkannya. Namun saat ini, ia ada di tim utama dan bermain dengan mudahnya. Hal ini sangat mengagumkan,” ujar Conte.
Pelatih asal Italia itu menambahkan bahwa Barcelona sedang melakukan sesuatu yang luar biasa dalam mengintegrasikan pemain muda ke tim utama. Menurut Conte, transisi mulus para wonderkid La Masia seperti Gavi, Pau Cubarsi, dan kini Xavi Espart adalah hasil dari struktur akademi yang jelas dan selaras dengan kebutuhan tim utama. “Saya sangat ingin mengunjungi sektor akademi mereka. Mereka memiliki struktur yang jelas dan terdefinisi dengan baik, serta benar-benar selaras dengan tim utama,” tuturnya.
Kehadiran Xavi Espart menjadi angin segar bagi Barcelona yang tengah berjuang keluar dari krisis finansial. Mengandalkan pemain akademi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Namun, kualitas yang ditunjukkan Espart membuktikan bahwa La Masia masih menjadi pabrik talenta paling produktif di dunia. Dengan kontrak jangka panjang hingga 2030, Barcelona tidak hanya mengamankan aset berharga, tetapi juga memberikan pesan bahwa masa depan klub ada di tangan para pemain mudanya.
Kemenangan 3-0 atas Getafe menjadi panggung sempurna bagi Espart untuk menunjukkan kemampuannya. Bersama Rodri dan Lamine Yamal, ia menjadi motor permainan yang membuat lini tengah Barcelona sulit ditembus. Anthony Gordon, Gabriel Jesus, dan Jules Kounde memang menjadi bintang dengan gol-gol mereka, tetapi kontribusi tanpa pamrih Espart di sisi kiri pertahanan layak mendapat sorotan.
Dengan usia yang masih sangat muda, jam terbang yang terus bertambah, dan dukungan penuh dari klub, bukan tidak mungkin Xavi Espart akan menjadi pilar utama Barcelona dalam beberapa musim ke depan. Antonio Conte mungkin benar: Barcelona memiliki permata baru yang siap bersinar terang.











