Berita  

Letjen Iwan Setiawan Resmi Jabat Pangkostrad, Eks Danjen Kopassus Penakluk Everest

Letjen Iwan Setiawan Resmi Jabat Pangkostrad, Eks Danjen Kopassus Penakluk Everest
Letjen Iwan Setiawan Resmi Jabat Pangkostrad, Eks Danjen Kopassus Penakluk Everest

FaktaHari – 09 Oktober 2026 | Jakarta — Sorotan publik kembali tertuju pada sosok Letjen TNI Iwan Setiawan setelah ia resmi ditunjuk sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) menggantikan Letjen Mohammad Fadjar. Penunjukan perwira tinggi bintang tiga ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Selasa, 6 Oktober 2026. Keputusan tersebut menandai babak baru dalam karier gemilang Iwan Setiawan yang telah malang melintang di berbagai posisi strategis TNI AD.

Iwan Setiawan bukanlah nama asing di jajaran elite militer. Lulusan Akademi Militer tahun 1992 ini memulai kariernya di Korps Baret Merah, Kopassus. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Unit Grup 2 Kopassus, Pama Grup 1, Komandan Tim, hingga Komandan Kompi 1 Batalyon 13 Grup 1 Kopassus. Prestasi menonjolnya terjadi pada tahun 1997, ketika ia bersama dua prajurit Kopassus lainnya—Sersan Misirin dan Pratu Asmujiono—berhasil menaklukkan Puncak Everest dalam Ekspedisi Everest yang digagas langsung oleh Danjen Kopassus saat itu, Prabowo Subianto. Keberhasilan ini menjadikan Iwan Setiawan sebagai salah satu orang Asia Tenggara pertama yang mencapai puncak tertinggi dunia.

Karier Iwan Setiawan terus menanjak seiring waktu. Ia pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus pada periode 2022–2023, kemudian Pangdam XII/Tanjungpura (2023–2024), dan Kepala Pussenif pada tahun 2025. Pengalaman luasnya di bidang operasi khusus dan strategi militer membuatnya dipercaya mengemban amanah sebagai Pangkostrad, posisi yang pernah dipegang oleh Presiden Prabowo Subianto saat masih aktif di TNI AD. Penunjukan ini pun dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan Kostrad sebagai komando cadangan utama.

Dalam wawancara singkat di Istana Negara, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak membenarkan bahwa surat keputusan tentang pergantian Pangkostrad telah diterbitkan bersamaan dengan penetapan sejumlah Pangdam baru. “Kemarin baru ada surat, bareng dengan Pangdam baru,” ujarnya, Rabu (7/10/2026). Iwan Setiawan juga dikenal dengan yel-yel khas “Pam Pam Pam” yang sering digaungkan saat memimpin pasukan, menunjukkan gaya kepemimpinan yang karismatik dan dekat dengan anak buah.

Di sisi lain, Letjen Mohammad Fadjar yang digantikan dikabarkan akan mengisi posisi Staf Khusus KSAD. Pergantian ini menjadi bagian dari rotasi rutin di tubuh TNI AD untuk menjaga dinamika organisasi. Dengan latar belakang sebagai jenderal jebolan Kopassus dan pengalaman memimpin di berbagai medan, Iwan Setiawan diharapkan mampu membawa Kostrad ke level yang lebih tangguh dan profesional.

Kesimpulannya, penunjukan Letjen Iwan Setiawan sebagai Pangkostrad bukan sekadar mutasi biasa, melainkan pengakuan atas dedikasi dan prestasinya selama puluhan tahun mengabdi. Dari seorang perwira Kopassus yang menaklukkan Everest hingga memimpin komando strategis TNI AD, perjalanan Iwan Setiawan menjadi inspirasi bagi generasi prajurit muda. Publik pun menantikan gebrakan apa yang akan ia lakukan untuk memperkuat pertahanan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *