FaktaHari – 08 Oktober 2026 | Laga persahabatan antara Korea Selatan vs Uzbekistan pada Selasa malam WIB di Stadion Yongin Mireu, Seoul, berakhir dengan kemenangan meyakinkan tuan rumah 2-0. Pertandingan yang juga menjadi ajang pemecahan rekor bagi kapten timnas Korea Selatan, Son Heung-min, berlangsung sengit sejak menit awal.
Gol pertama tercipta hanya enam menit setelah kick-off. Son Heung-min, yang kini berusia 34 tahun, mengeksekusi tendangan bebas dengan sempurna ke sudut kanan bawah gawang Uzbekistan yang dikawal Abduvokhid Nematov. Gol ini bukan sekadar membuka keunggulan, melainkan membawa Son Heung-min ke puncak sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Korea Selatan putra, menggeser rekor legenda Cha Bum-kun yang telah bertahan puluhan tahun. Gol ke-59 ini menjadi penanda bahwa sang kapten kini menjadi raja gol baru bagi Taegeuk Warriors.
Dominasi Korea Selatan atas Uzbekistan dalam pertemuan ini bukanlah hal baru. Rekor pertemuan kedua tim menunjukkan bahwa Korea Selatan belum pernah kalah dalam lima pertemuan terakhir, dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Statistik ini menjadi tekanan psikologis tersendiri bagi tim tamu yang berusaha bangkit. Di babak kedua, Korea Selatan kembali menunjukkan taringnya. Pada menit ke-60, giliran Oh Se-hun yang mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan keras memanfaatkan umpan matang dari rekan setimnya. Kedudukan 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang catatan positif Korea Selatan dalam lima laga terakhir (tiga menang, satu imbang, satu kalah), tetapi juga menjadi pemanasan ideal menjelang agenda internasional berikutnya. Sementara itu, Uzbekistan harus mengakui keunggulan lawan yang lebih solid dan terorganisir. Meskipun beberapa kali menciptakan peluang, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal memperkecil ketertinggalan. Pertandingan Korea Selatan vs Uzbekistan ini menjadi bukti konsistensi permainan anak asuh pelatih Korea Selatan yang tengah dalam performa terbaik.
Di luar lapangan, momen bersejarah Son Heung-min mendapat sorotan luas. Pemain yang juga memiliki catatan penampilan terbanyak untuk Korea Selatan (151 kali) ini mengaku bangga bisa melampaui rektor Cha Bum-kun. “Ini adalah kehormatan besar. Saya berterima kasih kepada rekan setim dan pelatih yang telah mendukung,” ujarnya dalam wawancara usai laga. Publik Korea Selatan pun merayakan pencapaian ini sebagai tonggak baru sepak bola Negeri Ginseng.
Dengan hasil ini, Korea Selatan vs Uzbekistan semakin mempertegas dominasi tuan rumah dalam setiap pertemuan. Bagi para penggemar, laga ini menjadi tontonan menarik yang sarat emosi dan sejarah. Ke depannya, Korea Selatan diharapkan mampu mempertahankan performa ini untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih berat di pentas Asia dan dunia. Sementara Uzbekistan perlu melakukan evaluasi mendalam, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan pertahanan, jika ingin bersaing di level tertinggi.











