FaktaHari – 03 Oktober 2026 | Arrmanatha Nasir, diplomat berpengalaman yang kini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia, diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. Penunjukan Arrmanatha oleh Presiden Prabowo Subianto menggantikan Sugiono menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk DPR dan pengamat kebijakan internasional.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyatakan bahwa pengalaman panjang Arrmanatha di dunia diplomasi, termasuk perannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menjadi modal penting untuk menghadapi dinamika global yang semakin rumit. Sukamta menekankan pentingnya memanfaatkan kapasitas diplomat Indonesia agar setiap kebijakan dan kesepakatan internasional didukung oleh kajian matang dan posisi yang jelas.
Pengamat dari Universitas Gadjah Mada, Dafri Agussalim, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam menunjuk Arrmanatha sebagai Menlu. Menurutnya, latar belakang sebagai diplomat karier sangat relevan untuk memimpin Kementerian Luar Negeri. Namun, Dafri juga mengingatkan bahwa keberhasilan Arrmanatha sangat bergantung pada dukungan dari Presiden Prabowo dalam memberikan ruang gerak yang memadai bagi Menlu untuk menjalankan tugasnya secara efektif.
Dalam pidatonya setelah dilantik, Arrmanatha menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kebijakan luar negeri bebas aktif yang telah dipegang teguh oleh Indonesia. Salah satu agenda utama yang ingin diusung oleh Arrmanatha adalah pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030. Hal ini sejalan dengan upaya Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional.
Arrmanatha Nasir juga memiliki rekam jejak yang impresif di dunia diplomasi. Sebelum menjabat sebagai Menlu, ia pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri dan memiliki berbagai pengalaman sebagai negosiator Indonesia di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), serta bertugas di perutusan tetap Indonesia untuk PBB. Ia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia di beberapa negara Eropa dan menerima penghargaan Légion d’Honneur dari pemerintah Perancis pada 2021.
Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimiliki, Arrmanatha Nasir diharapkan dapat membawa angin segar bagi diplomasi Indonesia, memperkuat koordinasi antarkementerian dalam menghadapi isu-isu internasional yang berkaitan dengan ekonomi, pertahanan, dan kepentingan masyarakat, serta memastikan politik luar negeri Indonesia tetap mandiri dan berdaulat.











